Meraup Untung Dari Saham yang Berbasis Syariah.

TEMPAT NGOPREK :
Saham syariah tumbuh signifikan di Indonesia. Total investor syariah per Maret 2019 mencapai 50.049 atau meningkat 12% dari akhir 2018 yang mencapai 44.536 investor. Dengan demikian, rasio investor syariah dari total investor di Bursa Efek Indonesia (BEI) yang mencapai 898.065 sebesar 5,6%. Sementara itu dari total investor syariah 44.536 tersebut, 19%-nya telah menjadi investor aktif atau sebanyak 9.378 investor.


Peningkatan jumlah investor syariah ini tentunya sangat menggembirakan. Di satu sisi, saham syariah bagi mayoritas masyarakat Indonesia yang notabene beragama Islam menjadi pilihan menarik karena sejalan dengan nilai-nilai yang diajarkan dalam Islam.

Di sisi lain, saham syariah berkembang karena sejalan dengan daya pikat halal lifestyle atau gaya hidup syariah yang akhir-akhir ini telah menjadi tren global, tak terkecuali di ranah pasar modal yang akhirnya melahirkan saham syariah.

Terutama bagi umat Muslim di Indonesia, saham syariah tergolong istimewa karena dianggap mampu mengakomodasi keinginan untuk memiliki saham yang sesuai dengan nilai-nilai agama yang dianutnya. Saham syariah menjalankan kepatuhan (compliance) pada nilai-nilai dan ajaran agama Islam.

Terkait dengan keuntungan, investor tertarik karena keuntungan yang didapatkannya halal. Keuntungan-keuntungan yang dimaksud adalah capital gain (keuntungan investasi dari selisih harga beli dan jual), deviden/bagi hasil (keuntungan investasi dari pembagian keuntungan dari perusahaan), Rapat Umum Pemegang Saham (rapat yang diadakan oleh emiten atau perusahaan yang sahamnya listing di bursa), dan investasi halal (dengan berinvestasi di saham syariah secara otomatis akan terhindar dari investasi yang dilarang atau haram).

Karena sejalan dengan nilai-nilai islami, sistem online trading yang digunakan dalam transaksi jual-beli saham pun otomatis mendeteksi yang tidak sesuai dengan prinsip syariah. Dengan SOTS (Shariah Online Trading System) ini investor pun nyaman dalam bertransaksi.

Sistem transaksi ini memenuhi prinsip syariah yang dikembangkan oleh BEI dan dibangun oleh Anggota Bursa, disertifikasi oleh DSN-MUI dan digunakan oleh investor syariah.

Bagaimana cara membuka akun untuk membeli saham syariah. yang pertama anda lakukan adalah membuka akun RDI di salah satu perusahaan sekuritas lalu pilih layanan akun syariah.

Labels: Saham, Syariah
0 Komentar untuk "Meraup Untung Dari Saham yang Berbasis Syariah."

Back To Top