Kenapa Generasi Milineal Harus Melek Investasi di Reksadana?

TEMPAT NGOPREK : Generasi Millennial atau sering juga disebut Millennials saja, adalah sebuah istilah yang populer menggantikan istilah Generasi Y (GenY). Menurut para peneliti sosial, generasi Y atau Millennials ini lahir pada rentang tahun 1980an hingga 2000. Dengan kata lain, generasi millennial ini adalah anak-anak muda yang saat ini berusia antara 15-35 tahun. Tak ada yang meragukan bila generasi millennial ini sangat fasih menggunakan perangkat teknologi. Segala jenis gadget dikuasai supaya tidak dibilang gaptek alias gagap teknologi. Namun di balik kemampuan tersebut, millennial termasuk anak muda yang sulit mengatur keuangan mereka.


Kaum millennial ini cenderung memiliki gaya hidup hedonisme. Mereka rela menguras isi dompet hanya untuk kongkow atau makan minum di kafe, beli gadget terbaru, dan pakaian bermerek demi menaikkan gengsi mereka di mata keluarga, teman, bahkan orang lain. Padahal mah baru juga kerja, gaji bulanan saja pas-pasan atau masih berada di level satu digit. Tapi gayanya selangit.

Sudah gaji mentok, pola hidup konsumtif, mengatur keuangan pun tak mahir. Ini nih yang bikin millennial akrab dengan masalah finansial. Mulai dari terlilit utang kartu kredit untuk kemewahan, tidak punya tabungan maupun investasi lain. Maka sebelum itu terlambat kamu sebagai anak millinneal harus merubah gaya hidupmu dan sesegera mungkin mengatur keuangan dan mulailah berinvestasi.

Bahas tentang soal investasi, ada banyak cara untuk berinvestasi, salah satunya yaitu  Investasi di reksadana. Karena berinvestasi reksadana dikategorikan aman dan menguntungkan sehingga cocok untuk kaum millinneal seperti kamu.

Mengenal Investasi  Reksadana

Reksadana adalah produk investasi yang dapat dikategorikan aman, dalam artian bahwa produk ini terdaftar sebagai efek yang dapat diperjualbelikan dan pengelolaannya diatur oleh undang-undang serta diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Kemudahan Investasi Reksadana

Lain dulu lain sekarang. Dulu ketika sesorang memiliki niat untuk membeli reksadana, mereka harus rela pergi dan datang langsung ke meja customer service bank atau kantor si pengelola reksadana yaitu manajer investasi untuk membuka rekening.

Setelah rekening jadi dalam waktu dua pekan, baru seseorang bisa membeli reksadana yang minimal pembeliannya Rp500.000. Memang dulu pasar modal dan reksadana merupakan produk eksklusif, yang tidak bisa sembarangan orang bisa masuk atau bahkan memiliki produknya. Namun kini zaman telah berubah, hampir segala sesuatu bisa dilakukan secara digital, termasuk transaksi reksadana. 

Namun dengan kemajuan teknologi dan informasi sekarang kamu tidak perlu lagi membeli produk reksadana dengan harga awal yang besar tapi kini bisa membeli produk reksada dengan harga mulai Rp 100.000 saja. 

Bank Penjual Reksadana
  1. Bank BCA
  2. Bank Mandiri
  3. Commonwealth Bank
  4. Bank Permata
  5. Bank BNI
Pialang Online Penjual Reksana
  1. Bareksa
  2. Bukalapak (bukareksa)
  3. Investree
  4. Indopremier
Kesimpulan

Untuk kaum millinneal belajarlah mengatur keuangan dan bersegeralah menabung dengan cara  mencoba berinvestasi dari sekarang.








Labels: Financial
Back To Top