Pentingnya Mengajarkan Digital Citizenship di Sekolah

TEMPAT NGOPREK :

Apa yang dimaksud Digital Citizenship?
Digital Citizenship dapat di definisikan sebagai menciptakan pengguna/pemakai  dunia digital agar berpelilaku sewajarnya dengan mengikuti norma, aturan sehingga tidak adanya penyalahgunaan internet yang tak terbatas ini. Digital Citizenship juga dapat didefinisikan sebagai etika dalam bersosial yang benar di dunia digital, pemahaman tentang bagaimana technology bekerja dan tentang keamanan data pribadi dari serangan pretas / predator dunia maya.

Mengapa penting untuk mengajarkan Digital Citizenship di sekolah ?
Saat ini, technology adalah bagian dari masa anak-anak/ siswa sehingga meraka lebih mudah memiliki akses ke internet dan mendapatkan informasi dengan cepat. Oleh karena itu orang tua dan lembaga sekolah mempunyai kewajiban mengajarkan anak-anaknya dalam menjadi warga negara yang baik dalam suatu komunitas didunia digital. Sebagin internet di penuhi kasus cyberbullying, kejahatan terhadap anak-anak diantaranya terjadi penculikan , pemerkosaan dan pengambilan organ tubuh.
Dengan demikian ajaran atau pemahaman citizenship digital sangan penting untuk mempersiapakan anak-anak/siswa  dalam menghadapi hidup di dunia yang penuh technology ini. Dimana anak-anak sekarang sudah mempunyai smartphone atau tablet sehingga mereka lebih leluasa dalam berselancar di dunia maya yang tanpa batas ini.

Bagaimana cara mengajarkan digital Citizenship di sekolah?
  •   Tertanam dalam pelajaran sehari-hari
Salah satu cara termudah untuk mengajari anak-anak bertanggung jawab di digital citizenship adalah dengan memasukannya materi ini di bagian dari silabus harian dan studi. Guru dapat menggunakan presentasi dan tugas esai untuk mengajar siswa tengtang hak cipta, plagiarisme dan pentingnya mengutif penelitian seseorang. Untuk siswa yang tingkatannya lebih tinggi bisa diajarkan tentang hak intelektual, merek dagang sehingga mereka tau dan paham aturan  dalam megambil conten dan hak cipta orang lain.
  •  Seminar Khusus
Sekolah juga dapat menyelnggarakan seminar dengan pakar keamanan Cyber dan serta mengajak orang tua untuk mengajarkan  anak-anaknya bagai mana terlindungi dan tetap aman dari serangan peretas atau predator dunia maya. Siswa juga dapat diajarkan gimana pentingnya jejak digital meraka di dunia maya bahwa hal tersebut dapat berdampak buruk pada seluruh kehidupan pribadi dan profesional mereka.
  • Diskusi Kelompok
Siswa juga dapat di dorong berfartisipasi dalam diskusi kelompok tentang etika media sosial serta cyberbullying, pornografi dan topik lain yang relevan dengan usianya.
Dengan  adanya pengenalan digital Citizenship ini semoga siswa dan anak-anak dalam bermain sosial media  mengerti aturan-aturan dan norma-norma penggunaannya sehingga mereka bertanggung jawab dengan apa yg mereka lakukan.


Labels: pendidikan
Back To Top