Penjelasan tentang ARDUINO UNO dan bagian-bagianya.

TEMPAT NGOPREK :


Berikut ini akan dijelaskan mengenai boad Arduino Uno. board Arduino Uno menggunakan mikrokontroler Atmega328. Secara umum posisi/letak pin-pin terminal I/O pada berbagi Board Arduino posisinya sama dengan posisi/letak pin-pin  terminal I/O dari arduino UNO yang mempunyai 14 pin Digital yang dapat di set sebagai input/output (beberapa diantaranya mempunyai fungsi ganda), 6 pin Input Analog.
Pada bagian ini akan dijelaskan funsi dari pin dan terminal pada Board Arduino Uno. Board Arduino Uno dapat dilihat pada gambar  di bawah ini.

  • USB to Computer 
Digunakan untuk koneksi ke komputer atau alat lain menggunakan komunikasi serial RS-232 standar. Bekerja ketika JP0 dalam posisi 2-3
  • DC1, 2.1mm power jack
Diguankan sebagai sumber tegangan (catu day) dari luar, sudah terdapat regulator  tegangan yang dapat meregulasi masukan tegangan antara +7V sampai +18V (masukan tegangan yang disarankan antara +9V s/d +12V). Pin 9V dan 5V dapat digunkan sebagai sumber ketika diberisumber tegangan dari luar.
  • ICSP, 2x3 pinheader
Untuk memprogram bootloader ATmega atau memprogram Arduino dengan sofware lain, berikut ini keterangan fungsi tiap pin :
  1. MISO
  2. SCK
  3. RST
  4. MOSI
  5. GND
  6. +5V
  • JPO, 3 pin Jumper
Ketika posisi 2-3 board pada keadaan serial enable (X1 connection dapat digunakan) . ketika posisi 1-2 board pada keadaan serial disabled (X1 connection tidak berfungsi) dan ekternal pull-down resistors pada pin 0 (RX) dan pin 1(TX) dalam keadaan aktif, resistor pull-down untuk mencegah noise dari RX.
  • JP4
Ketika pada posisi 1-2, board dapat mengaktifkan fungsi aoto reset, yang berfungsi ketika meng-upload program pada board tanpa perlu menekan tombol reset S1.
  • S1
Adalah push button yang berfungsi sebagai tombol reset.
  • LED
Power led: menyala ketika arduino dinyalakan dengan diberikan tegangan darai DC1
RX led : berkedip ketika menerima data melalui komputer lewat komunikasi serial.
TX led : berkedip ketika mengirim data melalui komunikasi serial
L led    : terhubung dengan digital pin13. Berkedip ketika bootloading.
  • Digital Pin Out IN/Out
8 digital pin inputs/outputs: pin0-7 (terhubung pada Port D dari ATMEGA). Pin-0(RX) dan PIN-1 (TX) dapat diguanakan sebagai pin komunikasi. Untuk Atmega168/328 pin 3.5 dan 6 dapat digunakan sebagai otput PWM. enam (6) pin input/otput digital: pin 8-13 (terhubung pada PORT B) pin 10(SS), Pin 11(MOSI), Pin12 (MISO), Pin 13(SCK) yang bisa di guanakan sebagai SPI (serial peripheral interface). Pin 9,10 dan 11 dapat diguanakan sebagai output PWM untuk ATmega8 dan ATmega168/328.
  • Analog Pinout Input
Enam(6) analog input analog: pin 0-5 (A0-A5) (terhubung pada PORT C). Pin4(SDA) dan Pin5 (SCL) yang dapat digunakan sebagai 12C (two-wire serial bus). Pin Analog ini dapat diguankan sebagai pin digital 14 (A0) sampai pin digital Pin19(A5).


(Penulis: Aban Sobana)



Labels: Elektronika
Back To Top